Jumat, 02 Agustus 2013

Mudik Lebaran

Tradisi Mudik Yang Menyenangkan


Tradisi Mudik, pulang ke kampung halaman menjelang hari raya Idul Fitri, adalah hari yang ditunggu-tunggu, rasanya ada yang kurang jika tidak melakukan tradisi mudik bagi sebagian besar masyarakat perantau di kota besar maupun bagi yang tinggal di mancanegara, yang mempunyai sanak keluarga dan kerabat di kampung halamannya.
Para pemudik rela untuk mengeluarkan dana yang lebih untuk membeli tiket perjalanan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasa, bahkan terkadang terpaksa membeli tiket dari para calo tiket, menghabiskan waktu yang panjang di perjalanan, berdesak-desak dalam kereta api atau bis antar propinsi, bahkan beberapa teman kerjaku memilih perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda motor secara konvoi beramai-ramai, tanpa mempedulikan panas teriknya matahari dan dinginnya udara malam, agar dapat melakukan sholat Ied bersama keluarga di kampung halaman, bersilaturami dan berkumpul bersama bersama keluarga tercinta di hari yang fitri.
Beberapa hari menjelang hari raya Idul Fitri, stasiun kereta api, terminal bis, tempat penyeberangan kapal ferry dan bandara udara telah dipadati oleh calon penumpang yang ingin merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halamannya, kerinduan untuk bertemu dengan ayah dan ibu, kerabat, sanak saudara tercinta, serta bernostagia bersama teman sepermainan semasa kecil.

Indahnya kebersamaan.























Tidak ada komentar:

Posting Komentar